Label 3

My Visitor,,

free counters

Followers

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Minggu, 20 Mei 2012

Macam Macam Ma'rifatullah


MA'RIFATUR RABB

      Bertuhan merupakan fitrah manusia, artinya siapapun, dimanapun dan kapanpun manusia mempercayai kekuatan di balik alam ini (Tuhan). Hanya saja ungkapan wujud Tuhan digambarkan sesuai dengan tingkat peradaban manusia.

      Orang-orang Yunani kuno menganut paham politeisme (keyakinan bahwa tuhan banyak). Orang-orang Hindu, Budha mempunyai banyak dewa yang diyakini sebagai tuhan-tuhan. Masyarakat persiapun demikian mereka percaya bahwa ada tuhan gelap ada tuhan terang. Para ahli filsafat setelah menerawang, berfikir, merenung, membanding, sampailah ia  di ujung perjalanan. Yakinlah ada sesuatu Yang Maha Mutlak, Dialah "puncak ideal" (kata Plato). Dialah Tao, yang tak dapat diberi nama (kata Lao Tze)

      Pengaruh keyakinan tersebut merambah ke masyarakat Arab, walaupun jika mereka ditanya tentang Penguasa dan Pencipta langit dan bumi  mereka menjawab, "Allah". Tetapi dalam waktu yang bersamaan mereka menyembah juga berhala-berhala yang jumlahnya ratusan.

       Keyakinan tentang Tuhan tersebut dengan berbagai versi pengungkapannya telah menyebar ke seluruh penjuru dunia.

      Alqur'an datang untuk meluruskan keyakinan itu, dengan membawa ajaran tauhid. Berbicara tentang Allah Alqur'an mengungkapkan dengan berbagai cara dan metode secara berulang-ulang untuk bisa ditangkap manusia.

A. TAUHID RUBUBIYAH


Pada ayat yang pertama  turun Allah memperkenalkan dirinya dengan menggunakan kata Rab

 ù&tø%$# ÉOó$$Î/ y7În/u Ï%©!$# t,n=y{ ÇÊÈ  
Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan (96:1)

Pada surat yang terakhir Allah secara sistematis menjelaskan Diri-Nya
ö@è% èŒqããr& Éb>tÎ/ Ĩ$¨Y9$# ÇÊÈ   Å7Î=tB Ĩ$¨Y9$# ÇËÈ   Ïm»s9Î) Ĩ$¨Y9$# ÇÌÈ  
1. Katakanlah: "Aku berlidung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.
2. Raja manusia.
3. Sembahan manusia.

MAKNA RABB                                                                                                                                       رب  يرب
Rabb adalah bentuk masdar dari
نشاء الشىء من حال الى حال الى عال النمام
Yang berarti : (Mengembangkan sesuatu dari satu keadaan pada keadaan yang lain sampai pada keadaan yang sempurna)

Jadi, kata Rabb adalah : masdar yang dipinjam untuk  fi'il (pelaku). Kata Rabb tidak ada disebut sendirian kecuali untuk Allah yang menjamin kemashlahatan seluruh makhluk. Adapun jika diidhafahkan (ditambahkan kepada yang lain), maka itu bisa untuk Allah dan bisa untuk lain-Nya


  1. Pengenalan Rab sejak manusia belum lahir

øŒÎ)ur xs{r& y7/u .`ÏB ûÓÍ_t/ tPyŠ#uä `ÏB óOÏdÍqßgàß öNåktJ­ƒÍhèŒ öNèdypkô­r&ur #n?tã öNÍkŦàÿRr& àMó¡s9r& öNä3În/tÎ/ ( (#qä9$s% 4n?t/ ¡ !$tRôÎgx© ¡ cr& (#qä9qà)s? tPöqtƒ ÏpyJ»uŠÉ)ø9$# $¯RÎ) $¨Zà2 ô`tã #x»yd tû,Î#Ïÿ»xî ÇÊÐËÈ  
Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah aku ini Tuhanmu?" mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuban kami), Kami menjadi saksi". (kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya Kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)", (7:172)


  1. Fitrah Mencari Rab

$£Jn=sù £`y_ Ïmøn=tã ã@ø©9$# #uäu $Y6x.öqx. ( tA$s% #x»yd În1u ( !$£Jn=sù Ÿ@sùr& tA$s% Iw =Ïmé& šúüÎ=ÏùFy$# ÇÐÏÈ   $£Jn=sù #uäu tyJs)ø9$# $ZîÎ$t/ tA$s% #x»yd În1u ( !$£Jn=sù Ÿ@sùr& tA$s% ûÈõs9 öN©9 ÎTÏöku În1u žúsðqà2V{ z`ÏB ÏQöqs)ø9$# tû,Îk!!$žÒ9$# ÇÐÐÈ   $£Jn=sù #uäu }§ôJ¤±9$# ZpxîÎ$t/ tA$s% #x»yd În1u !#x»yd çŽt9ò2r& ( !$£Jn=sù ôMn=sùr& tA$s% ÉQöqs)»tƒ ÎoTÎ) Öäü̍t/ $£JÏiB tbqä.ÎŽô³è@ ÇÐÑÈ   ÎoTÎ) àMôg§_ur }Îgô_ur Ï%©#Ï9 tsÜsù ÅVºuq»yJ¡¡9$# šßöF{$#ur $ZÿÏZym ( !$tBur O$tRr& šÆÏB šúüÏ.ÎŽô³ßJø9$# ÇÐÒÈ  
76. Ketika malam telah gelap, Dia melihat sebuah bintang (lalu) Dia berkata: "Inilah Tuhanku", tetapi tatkala bintang itu tenggelam Dia berkata: "Saya tidak suka kepada yang tenggelam."
77. Kemudian tatkala Dia melihat bulan terbit Dia berkata: "Inilah Tuhanku". tetapi setelah bulan itu terbenam, Dia berkata: "Sesungguhnya jika Tuhanku tidak memberi petunjuk kepadaKu, pastilah aku Termasuk orang yang sesat."
78. Kemudian tatkala ia melihat matahari terbit, Dia berkata: "Inilah Tuhanku, ini yang lebih besar". Maka tatkala matahari itu terbenam, Dia berkata: "Hai kaumku, Sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan.
79. Sesungguhnya aku menghadapkan diriku kepada Rabb yang menciptakan langit dan bumi, dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku bukanlah Termasuk orang-orang yang mempersekutukan tuhan. (6: 76-79)


  1. Merindukan Untuk Bertemu Rab

ö@è% !$yJ¯RÎ) O$tRr& ׎|³o0 ö/ä3è=÷WÏiB #Óyrqム¥n<Î) !$yJ¯Rr& öNä3ßg»s9Î) ×m»s9Î) ÓÏnºur ( `yJsù tb%x. (#qã_ötƒ uä!$s)Ï9 ¾ÏmÎn/u ö@yJ÷èuù=sù WxuKtã $[sÎ=»|¹ Ÿwur õ8ÎŽô³ç ÍoyŠ$t7ÏèÎ/ ÿ¾ÏmÎn/u #Jtnr& ÇÊÊÉÈ  
Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: "Bahwa Sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa". Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, Maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya". (18:110)

  1. Rab memberikan fasilitas untuk bertemu

Ibadah orang beriman
$pkšr'¯»tƒ â¨$¨Y9$# (#rßç6ôã$# ãNä3­/u Ï%©!$# öNä3s)n=s{ tûïÏ%©!$#ur `ÏB öNä3Î=ö6s% öNä3ª=yès9 tbqà)­Gs? ÇËÊÈ    
21. Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa, (2:21)

Ibadah orang munafik
¨bÎ) tûüÉ)Ïÿ»uZßJø9$# tbqããÏ»sƒä ©!$# uqèdur öNßgããÏ»yz #sŒÎ)ur (#þqãB$s% n<Î) Ío4qn=¢Á9$# (#qãB$s% 4n<$|¡ä. tbrâä!#tãƒ }¨$¨Z9$# Ÿwur šcrãä.õtƒ ©!$# žwÎ) WxŠÎ=s% ÇÊÍËÈ   tûüÎ/xö/xB tû÷üt/ y7Ï9ºsŒ Iw 4n<Î) ÏäIwàs¯»yd Iwur 4n<Î) ÏäIwàs¯»yd 4 `tBur È@Î=ôÒムª!$# `n=sù yÅgrB ¼ã&s! WxÎ6y ÇÊÍÌÈ  
142. Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka[364]. dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. mereka bermaksud riya[365] (dengan shalat) di hadapan manusia. dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali[366]. [0]
143. Mereka dalam Keadaan ragu-ragu antara yang demikian (iman atau kafir): tidak masuk kepada golongan ini (orang-orang beriman) dan tidak (pula) kepada golongan itu (orang-orang kafir)[367], Maka kamu sekali-kali tidak akan mendapat jalan (untuk memberi petunjuk) baginya.

[364] Maksudnya: Alah membiarkan mereka dalam pengakuan beriman, sebab itu mereka dilayani sebagai melayani Para mukmin. dalam pada itu Allah telah menyediakan neraka buat mereka sebagai pembalasan tipuan mereka itu.
[365] Riya Ialah: melakukan sesuatu amal tidak untuk keridhaan Allah tetapi untuk mencari pujian atau popularitas di masyarakat.
[366] Maksudnya: mereka sembahyang hanyalah sekali-sekali saja, Yaitu bila mereka berada di hadapan orang.

#sŒÎ*sù OçGøŠŸÒs% öNà6s3Å¡»oY¨B (#rãà2øŒ$$sù ©!$# ö/ä.̍ø.Éx. öNà2uä!$t/#uä ÷rr& £x©r& #\ò2ÏŒ 3 šÆÏJsù Ĩ$¨Y9$# `tB ãAqà)tƒ !$oY­/u $oYÏ?#uä Îû $u÷R9$# $tBur ¼ã&s! Îû ÍotÅzFy$# ô`ÏB 9,»n=yz ÇËÉÉÈ  
200. Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, Maka berdzikirlah dengan menyebut Allah, sebagaimana kamu menyebut-nyebut (membangga-banggakan) nenek moyangmu[126], atau (bahkan) berdzikirlah lebih banyak dari itu. Maka di antara manusia ada orang yang bendoa: "Ya Tuhan Kami, berilah Kami (kebaikan) di dunia", dan Tiadalah baginya bahagian (yang menyenangkan) di akhirat.

[126] Adalah menjadi kebiasaan orang-orang Arab Jahiliyah setelah menunaikan haji lalu Bermegah-megahan tentang kebesaran nenek moyangnya. setelah ayat ini diturunkan Maka memegah-megahkan nenek moyangnya itu diganti dengan dzikir kepada Allah.

  1. Fungsi Ibadah menurut Rab

tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä ûÈõuKôÜs?ur Oßgç/qè=è% ̍ø.ÉÎ/ «!$# 3 Ÿwr& ̍ò2ÉÎ/ «!$# ûÈõyJôÜs? Ü>qè=à)ø9$# ÇËÑÈ  
28. (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. (13: 28

ã@ø?$# !$tB zÓÇrré& y7øs9Î) šÆÏB É=»tGÅ3ø9$# ÉOÏ%r&ur no4qn=¢Á9$# ( žcÎ) no4qn=¢Á9$# 4sS÷Zs? ÇÆtã Ïä!$t±ósxÿø9$# ̍s3ZßJø9$#ur 3 ãø.Ï%s!ur «!$# çŽt9ò2r& 3 ª!$#ur ÞOn=÷ètƒ $tB tbqãèoYóÁs? ÇÍÎÈ  
45. Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, Yaitu Al kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. dan Sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. (29:45)

$pkçJ­ƒr'¯»tƒ ߧøÿ¨Z9$# èp¨ZÍ´yJôÜßJø9$# ÇËÐÈ   ûÓÉëÅ_ö$# 4n<Î) Å7În/u ZpuŠÅÊ#u Zp¨ŠÅÊó£D ÇËÑÈ   Í?ä{÷Š$$sù Îû Ï»t6Ïã ÇËÒÈ   Í?ä{÷Š$#ur ÓÉL¨Zy_ ÇÌÉÈ  
27. Hai jiwa yang tenang.
28. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya.
29. Maka masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba-Ku,
30. Masuklah ke dalam syurga-Ku. (89:27-30)

                                                                                           
Makna Rabb                                                                            :

Rabb berasal dari kata        :                                                                                                        رب  يرب  ربا

Artinya mendidik atau memimpin, memelihara

Imam Ibnul Qayyim berkata : " bahwa konsekuensi rububiyah adalah adanya perintah dan larangan kepada hamba-Nya. Membalas yang berbuat kebaikan dan menghukum yang berbuat kejahatan.

B. Tauhid Mulkiah

Setelah Allah mengenalkan dirinya dengan kata Rabb yang berarti mendidik memelihara setelah Allah Swt. Mencipta maka berikutnya Allah memperkenalkan dirinya sebagai Maalik (yang menguasai)

Dalam kehidupan sehari hari betapa kerasnya pidana terhadap pelanggaran Hak Cipta (hak cipta dilindungi oleh undang-undang). Maka sangatlah  indah pengenalan Allah dengan mengatakan dirinya Maalik setelah dirinya mencipta dan memelihara. Maka satu hal yang sangat aksiomatik jika kita telah menyadari Rubiyah Alah kita akan hidup dibawah kepemimpinan Allah dan akan membentk satu sistem yang diatur dengan aturannya .


0 komentar

Poskan Komentar

Part Of Me

Foto saya
mungkin diri ini tidaklah sesempurna apa yang kalian pikirkan dan bayangkan apalagi yang telah kalian definisikan tentang bagaimana kekhilafan diri ini tapi bagaimanapun ane selalu ingin menjadi yang terbaik at leas bisa membuat orang sekitar senang dengan keberadaan itu udah cukup ! and no matter what happend i will always remember who you are ! buddy !

>> <<

Diberdayakan oleh Blogger.